Minggu, 27 Oktober 2013

Cinta Dan Kehidupan "sang pengelana"

---- BELAJAR DARI ALAM ----

Kala tiba waktu shalat ashar, para rombongan pengelana sejenak menghentikan perjalanannya untuk menjalankan shalat berjama'ah.
masing-masing mulai mempersiapkan diri lalu kemudian terdengarlah suara adzan yg dikumandangkan oleh Komeng,
"Allahuakbar Allahuakbar !",...
setelah selesai adzan dilanjutkan dgn iqomat lalu sang pengelana berdiri di depan untuk mengimami para rombongan.

Mereka pun mengerjakan shalat dan dilanjutkan dengan dzikir, komeng mengambil langkah terlebih dahulu untuk pergi mancari persediaan air minum. dilanjutkan dengan annisa yg ingin mempersiapkan perbekalan lain yg akan mereka bawa dalam perjalanan nanti,..
Tinggallah sang pengelana yg masih tampak berdzikir, samar-samar dia mendengar suara orang yg tengah mengeluh dalam do'anya,..

Aisyah: "Wahai Engkau yg Maha menciptakan dan mematikan, Wahai Engkau yg Maha mengadakan dan meniadakan, Wahai Engkau yg Maha memberi dan mengambil,..
HambaMu ini datang dengan ribuan cerita dan ratusan derita,..
HambaMu ini menghadapMu karna hamba yakin Engkau selalu ada dgn milyaran bentuk pertolongan atau bahkan lebih banyak dari luasnya pikiran ini menjangkau,..
Hamba yakin Engkau mengetahui yg aku ketahui, namun hamba ini hanya Makhluk yg lemah dab sangat terbatas atas segala hal.
Hamba ingin bercerita bahwa hamba kini tengah menjalani hidup hamba, nafas yg berhembus ini tengah menari di atas penderitaannya, langkah kaki pun seakan tak menentu. hamba merasa seakan nafas hamba ini sudak tidak memiliki alasan untuk tetap berhembus, raga hamba ini sepertinya sudah tidak ada ruang di bumi ini untuknya,...
jika amalanku saat ini sudah cukup untuk membawaku kepada syurgaMu, alangkah baiknya jika Engkau panggil hambamu ini..
namun jika dosaku masih lebih banyak ketimbang amalanku, maka ampunilah aku lalu biarlah izrail mencabut nyawaku,..
hamba hanya ingin selalu berada dalam jalanMu,...
Amiiin Yaa Rabbal'alamin

Setelah berdoa, Aisyah pun mulai berdiri untuk pergi membantu Annisa mempersiapkan perbekalan. belum sempat kakinya melangkah, terdengarlah suara yg tak lain datangnya dari sang pengelana;

Pengelana: "Seekor burung yg selalu terbang terlihat sangat indah oleh mata manusia, seakan akan hidup mereka sempurna. tapi siapa yg tau kalau burung itu sendiri pernah mengeluh tentang takdirnya, Dan hebatnya lagi burung itu tidak pernah meminta untuk mati, bahkan burung itu selalu menghidar jika ada yg mencoba melukainya,
hmm,.. kamu tidak lebih baik dari burung itu Aisyah whehehe

Aisyah: "Maaf Guru, apa aku berdoa terlalu keras ?

Pengelana: "Seandainya semut dan binatang lain yg ada di dekatmu bisa memahami ucapanmu, mungkin mereka akan menertawakanmu,...

Aisyah: "apakah ada yg salah dalam Do'aku guru ? lagi pula binatang itu tidak memiliki akal, sudah pasti mereka tidak sepeka manusia dalam menghadapi ujian

Pengelana: "whehehe,... justru karena kamu memiliki akal itulah yg menjadi jawabannya, tidak ada yg salah dalam do'amu, hanya saja kamu berdoa seakan kamu menolak pemberian Tuhan,
apa kamu pikir orang-orang sebelum kamu tidak berada pada ujian yg berat ? Qur'an telah menjelaskannya, harusnya kamu menyikapi sebuah ujian itu untuk lebih mendekatkan diri pada Allah swt,..

Aisyah: "Tapi aku merasa tidak ada lagi harapan untukku, semua cobaan ini terasa sangat sulit aku lewati guru,..

Pengelana: "whehehe,... *belum sempat sang pengelana menjawab, datanglah komeng sambil berkata;

Komeng: "Guru, ketika aku mencari air tadi, aku mendapati beberapa ekorsemut yg tengah keluar dari bebatuan, aku heran kenapa semut itu bisa membuat lubang pada batu yg sangat kokoh itu,

Pengelana: "Whehehe,... naaah Aisyah, apa kamu mendengar cerita komeng tadi ?"

Aisyah: "iya Guru, ada apa dengan cerita itu guru ?"

Pengelana: "itulah jawaban atas keluhanmu, semut saja mampu melubangi kokohnya batu, masa kamu tidak bisa menghadapi masalahmu, ketahuilah, dibalik usaha si semut itu, kelak ketika dia berhasil melewatinya maka dia akan mendapati apa yg dia inginkan,...

Komeng: 'tapi guru, semut itu lagi banyakan !"

Pengelana: "hmmm, mungkin mereka lg gerak jalan meng,...

"WHEHEHEHEHEHE *semuanya pun tertawa*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar